HomeArtikel MotivasiPengertian Inner Child
pengertian inner child

Pengertian Inner Child

Artikel Motivasi 0 3 likes 40 views share

Pernahkah Anda tahu istilah Inner Child?

Mungkin hanya sedikit dari kita yang belum banyak tahu istilah ini. Namun, kita juga perlu mengetahui dan memahami istilah ini sebab Inner child punya pengaruh cukup besar dalam kehidupan kita di masa dewasa saat ini.

Mau Undang Motivator Indonesia ?

Silahkan wa : 0821 3432 3274

Inner Child adalah sosok anak kecil bagian dari diri kita yang merupakan hasil dari pengalaman masa kecil. Memang, tak semua orang sadar akan keberadaan Inner Child dalam dirinya. Namun, kita pasti pernah mengalami sesuatu yang membawa pikiran kita melayang di masa lalu saat kita masih anak-anak, bukan? Jika kita sering mengalami ini, itulah yang disebut dengan inner child.

Apakah Inner Child itu nyata?

Mungkin kita akan meragukan adanya inner child dalam diri kita sebab inner child tak terlihat secara fisik. Inner Child, memang tidak bisa dilihat, namun dirasakan dan keberadaannya diakui oleh para psikolog.

Kenapa Inner Child Mempengaruhi Kehidupan saat Kita Dewasa?

Saat kita mengalami trauma di masa kecil, luka batin yang diciptakan akibat trauma tersebut harus disembuhkan. Namun, seringkali luka batin akibat trauma ini tidak dihiraukan. Mungkin karena dulu kita tak memiliki orang yang membantu untuk sembuh, luka tersebut akan terbawa hingga dewasa. Hingga menyebabkan trauma atau masalah di kehidupan kita saat ini.

Situasi Apa yang Mampu Menyakiti Inner Child Kita?

Selama kita tumbuh menjadi dewasa, banyak sekali situasi atau peristiwa yang sangat mungkin menyakiti inner child, misalnya:

  • Pelecehan seksual
  • Kehilangan orang yang disayangi
  • Bullying
  • KDRT
  • Penyalahgunaan obat terlarang
  • Penyakit mental anggota keluarga, dsb

Bagaimana Pengaruh Rasa Sakit Inner Child Pada Kehidupan saat Dewasa?

Jika luka akibat trauma saat inner child belum sembuh dan kita tidak memiliki seorang yang membantu untuk sembuh dari luka tersebut, maka luka tersebut akan mempengaruhi beberapa perilaku kita saat dewasa. Misalnya,

  • Menyalahkan diri sendiri
  • Merugikan diri sendiri
  • Menyakiti diri sendiri
  • Berperilaku Pasif-Agresif
  • Seringkali melakukan kekerasan

Bisakah luka inner child disembuhkan? Silahkan jawab di kolom komentar 🙂

Salam dahsyat !

source : kampongheening

Silahkan Bagikan Kepada Orang Terkasih Anda 🙂 🙂 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *