HomeArtikel MotivasiJurus Membangun Emosi Positif & Energi Kenyamanan Dalam Bekerja

Jurus Membangun Emosi Positif & Energi Kenyamanan Dalam Bekerja

Artikel Motivasi 0 0 likes 32 views share

Motivator Indonesia – Izinkan saya bertanya ya? Bila boleh, saya mau mengajukan pertanyaan seperti ini…

Dalam satu bulan ini, apa Rifqi Hadziq pernah mendapati terjadinya konflik di dalam tim Rifqi Hadziq saat bekerja sama? Atau paling tidak, di dalam tim tersebut ada ketegangan emosi atau gap antar anggota tim?

Kenapa ini bisa terjadi ya? Lalu bagaimana solusinya?

Penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association menunjukkan bahwa sekitar 50% karyawan di Amerika Serikat tidak percaya dengan pimpinan perusahaan maupun rekan kerjanya.

MOTIVATOR INDONESIA

Untungnya hasil penelitian itu hanya terjadi di Amerika Serikat, tentunya kita berharap ditempat kita masih terbangun rasa saling percaya dan ikatan emosi yang kuat.

Namun ketika kami mencoba melakukan riset, kami menemukan fakta dilapangan masih banyak kejadian yang memiliki potensi dan rentannya gesekan emosi maupun konflik saat bekerja bersama dalam tim kerja. Dan sumbernya yang paling dominan dipengaruhi oleh persepsi satu sama yang lain berbeda pada saat berinteraksi dan berkomunikasi.

Apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini. Dimana aktivitas dalam berinteraksi sangat dibatasi oleh protokol kesehatan atau masih ada yang Work From Home. Interaksi yang sangat-sangat terbatas lebih memberikan potensi miskomunikasi yang ujung-ujungnya adalah mispersepsi satu sama lain.

Tak jarang dalam koordinasi dan kontrol untuk seluruh divisi tim. Menuai kesalahpahaman dan menimbulkan gejolak emosi seperti dibawah ini:
1. CULTURE OF DISTRUST
Komunikasi tidak di kelola dengan baik dapat menghalangi sikap saling percaya.

2. LIMITED EMPLOYEE ENGAGEMENT
Komunikasi tidak di kelola dengan baik membatasi kedekatan hubungan dan keterlibatan anggota

3. UNCERTAINTY AND CONFUSION
Pesan yang tidak jelas, sering berubah-ubah, niscaya akan membuat perbedaan pemahaman dan kebingungan dalam tim

4. INEFFECTIVE CUSTOMER / STAKEHOLDER INTERACTION
Komunikasi yang buruk dalam tim, akan mengakibatkan komunikasi yang buruk juga bagi pelanggan dan pemangku kepentuingan lainnya.

Kemampuan Skill Interpersonal yang baik dan komunikasi yang membangkit emosi positif terbukti sangat ampuh untuk menyelesaikan masalah ataupun meningkatkan produktivitas baik secara personal maupun tim.

Sehingga berdampak pada :
1. Komunikasi yang berjalan dengan efektif memungkinkan tugas dan pekerjaan di dalam kantor bisa diselesaikan dengan lebih baik dan lebih cepat.
2. Membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dan pimpinan perusahaan membuat Anda bisa mendapatkan lebih banyak peluang menarik di perusahaan tempat bekerja.
3. Kepercayaan kepada Anda dan tim makin kuat, sehingga Anda makin nyaman dan enjoy saat dalam bekerja.

Untuk membangun kualitas Anda dalam berinteraksi yang positif dalam bekerja, maka Anda membutuhkan kemampuan Interpersonal Skill yang bisa berbagai kondisi sampai mampu meredam konflik saat bekerja.

Banyak sekali orang paham dan mengerti bahwa permasalahan terjadi mispersepsi atau munculnya konflik karena faktor interpersonal, namun mereka belum tahu bagaimana mendesain interpersonal yang baik dan menciptakan energi saling support antar anggota tim.

Dari kebutuhan diatas, Akademi Trainer menawarkan solusi bagi Anda dan tim Anda untuk berlatih membangun interpersonal dan komunikasi pada tim yang berdampak peningkatan produktivitas kerja tim, dalam program:

INTERPERSONAL COMMUNICATION SKILL MASTERY
“Rahasia Menciptakan Produktivitas Tim Melalui Interaksi Kerja Yang Menyenangkan dan Antusias.”

️ Bersama: Motivator Indonesia Jamil Azzaini, A.S Mayangsari, Asnando Danu, Rama Sahid
4 X pertemuan:

Silahkan hubungi kontak kami di 0821 3432 3274
oleh tim Motivator Indonesia

Silahkan Bagikan Kepada Orang Terkasih Anda 🙂 🙂 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *