HomeArtikel MotivasiKunci Komunikasi Bukan Tell tapi Sell – Ala Motivator Indonesia
motivator indonesia, motivator perusahaan, motivator karyawan, training motivasi, artikel motivasi rifqi hadziq, rif hadziq, motivator jakarta, bigbi antusias, mindset komunikasi

Kunci Komunikasi Bukan Tell tapi Sell – Ala Motivator Indonesia

Artikel Motivasi Motivator Indonesia Motivator Perusahaan 0 3 likes 161 views share

motivator indonesia, motivator perusahaan, motivator karyawan, training motivasi, artikel motivasi rifqi hadziq, rif hadziq, motivator jakarta, bigbi antusias, mindset komunikasi

foto : google.com

Motivator Indonesia – Banyak orang berpikir bahwa tujuan komunikasi adalah bertukar pikiran atau sekedar menceritakan sesuatu kepada orang lain. Padahal tidak cukup dengan menceritakan, ya menceritakan !. Kalau gaya berkomunikasi anda masih seperti itu saran saya agar segera diubah, ya diubah!. Kenapa saya tegaskan bahwa model komunikasi seperti itu adalah model komunikasi yang buruk? Mungkin sebagian dari anda masih ada yang ngeyel dan tidak sepakat dengan judul artikel ini. Seolah-olah dalam komunikasi hanya melulu mengejar untung lewat “sell”. Bukan, bukan itu yang ingin saya jelaskan kepada anda. Simak !

Artikel ini sebenarnya masih berhubungan dengan artikel sebelumnya yang berjudul “Dalam Komunikasi, Manusia Itu โ€œSerigalaโ€ Bagi Yang Lain !”. Bahwa sejatinya manusia ingin menguasai manusia lain melalui komunikasi. Bedanya jika artikel ini adalah bentuk penegasan dari artikel sebelumnya. Bahwa komunikasi bukan soal “tell” tetapi “sell”. Apa dong pak yang dijual, saya komunikasi tidak merasa jual apapun ?!. Mungkin masih ada yang berpikir bahwa ”sell” disini adalah menjual produk atau jasa, padahal maksud “sell” disini adalah ide/gagasan yang anda katakan sendiri dalam komunikasi.

Donald J.Trump pernah berkata, I know so many people who have so many great ideas, but they can’tย  sell their ideas, guess what they aren’t successfull. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa banyak orang yang kurang bisa menjual ide mereka, karena hanya sebatas pada “tell” bukan “sell”. Karena kalau “tell” orang jadi tau, sedangkan “sell” orang jadi mau. Mau apa? mau berubah dan mengaplikasikan ide yang kita utarakan. Sehingga biasanya orang yang memiliki gaya”sell” dalam setiap komunikasinya akan cenderung lebih sukses. Karena tujuannya bukan sekedar cerita saja, tetapi memastikan bahwa ceritanya didengar, dipahami, dan diaplikasikan orang lain hingga benar-benar berubah.

Sekali lagi pastikan bahwa setiap komunikasi yang anda lakukan akan berdampak kepada lawan bicara anda, bukan sekedar masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Salam perubahan, tetap semangat dan terus bergerak !

Jika anda ingin mengadakan sebuah in house training di perusahaan/instansi, silahkan hubungi Motivator Indonesia Rifqi Hadziq untuk membersamai dimomen-momen penting anda.
Telepon : 082134323274
Email : info@bigbi.co

Salam Motivator Indonesia, salam Antusias!

Silahkan Bagikan Kepada Orang Terkasih Anda ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *