HomeArtikel MotivasiBahagialah Ketika Anda Ditolak!

Bahagialah Ketika Anda Ditolak!

Artikel Motivasi 0 2 likes 272 views share

Ya tulisan ini sebenarnya saya khususkan bagi anda yang ingin memulai bisnis, kurang pede, dredegan, bahkan marketer yang setengah tanggung. Banyak orang menunda memulai bisnis karena takut penolakan. Ya ditolak pelanggan, ditolak temen, bahkan ditolak calon pacar (yang ini termasuk).

Begini, semua hal yang ingin kita jalani ada dua kemungkinan yaitu diterima dan ditolak. Kalau diterima pasti anda seneng bukan, Nah apa kabar jika anda ditolak?. Bayangkan dulu saat ini anda mempunyai sebuah usaha, entah barang atau jasa. Kemudian anda menawarkan ke seseroang, dan kemudian anda ditolak. “maaf mas, tidak dulu ya”. Jika orang yang anda tawari ngomong gitu, kira-kira anda seneng atau sedih? Pasti sedih dan kecut bila anda tidak kaya mental. Tapi akan sangat bahagia jika anda orang yang cerdas. Loh kok bisa?

Sek-sek jangan terburu-buru. Cek perkataan saya diatas, bahwa segala sesuatu pasti ada kemungkin diterima dan ditolak. Pertanyaannya anda fokus yang mana? orang minder ke penolakan orang gigih ke penerimaan. Yah, sekali lagi ke penerimaan ya. Contoh ada 10 orang yang kita tawari suatu produk. Berangkat dari premis tadi, bahwa akan ada penerimaan dan penolakan. Anggap saja dari 10 orang tersebut pasti ada yang membeli 1 dan otomatis yang menolak 9. Ya ibaratkan perbandingannya adalah 1 : 10. Namun kita tak pernah tau, diposisi mana orang 1 tadi, entah di penawaran pertama, kedua, ataupun kesepuluh. Jika anda ke orang pertama, kemudian ditolak. Maka senang dan banggalah,  karena sisa 9 lagi. Dan orang ke-9, bilanglah. Terima kasih Ya Tuhan tinggal 1 lagi penolakanku. Yess kemudian sampai ke orang 10. Yes yes… akhirnya dibeli.

Contoh diatas adalah perumpamaan saja, bahwa ketika anda menjual berfokuslah pada penerimaan. Dengan begitu anda akan tetap sabar dan bahagia. Ilmu seperti ini jarang dimiliki sales yang setengah-setengah. Bahkan perbandingan untuk panawaran sekelas properti bisa sampai 1 : 100 orang. Dari 100 orang yang butuh rumah yang sudah anda tawari , hanya 1 yang beli.

So mulai sekarang, keras kepalalah kepada semangat anda. Mau ditolak seribu kalipun pasti ada penerimaan. Itu kalau anda mau jadi marketer yang tidak setengah-setengah.

Silahkan Bagikan Kepada Orang Terkasih Anda 🙂 🙂 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *