HomeSpiritualKisah Abu Ubaidillah bin Jarrah yang Wafat karena Wabah
Kisah Abu Ubaidillah bin Jarrah

Kisah Abu Ubaidillah bin Jarrah yang Wafat karena Wabah

Spiritual 0 0 likes 64 views share

Abu Ubaidillah bin Jarrah adalah seorang muhajirin dan kaum Quraisy yang juga merupakan satu dari sepuluh sahabat Nabi Muhamamad SAW yang dijamin masuk surga. Abu Ubaidillah pernah menikuti hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah dan terlibat dalam sebuah perang untuk membela Islam. Ia juga merupakan panglima perang dari pasukan muslim ketika berperang dengan kekaisaran Romawi pada saat kekhalifahan Abu Bakar Ash Shiddiq.

Kisah Abu Ubaidillah bin Jarrah Masuk Islam

Abu Ubaidillah bin Jarrah memiliki nama lengkap Amir bin Abdullah bin Jarrah Al-Fihry Al-Quraisy. Ia adalah muhajirin dari kaum Quraisy pertama yang masuk Islam. Abu Ubaidaillah memeluk Islam setelah menerima ajakan dari Abu Bakar Ash-Shiddiq. Tepat sehari setelah Abu Bakar Ash-Shidiq masuk Islam. Abu Ubaidillah kemudian dipertemukan dengan Nabi Muhammad SAW. Bersama-sama dengan Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Mazh;un dan juga Argam bin Abi Arqam, Abu Ubaidillah mengucap dua kalimat syahadat. Oleh karena itu, ia masuk dalam golongan assabiqunal al-awwalun atau golongan orang yang terdahulu masuk Islam.

Seperti halnya sahabat Nabi Muhammad SAW lainnya, Abu Ubaidillah juga memiliki keutamaan. Salah satunya adalah sebagai amin umat atau orang kepercayaan atau paling amanah.

baca juga 7 motivator indonesia terpopuler

Wafat karena Wabah

Seain sebagai sahabat kepercayaan Nabi Muhammad SAW, Abu Ubaidillah juga merupakan kepercayaan Umar bin Khattab. Terbukti pada masa khalifah Umar, Abu Ubaidillah dipercaya oleh Umar untuk menjadi Gubernur di Syam. Namun, pada masa kepemimpinannya, terjadi sebuah wabah penyakit bernama Amwas yang menyebar. Dinamakan Amwas karena virus ini muncul di Kota Amwas, bagian barat Yerusalem, Palestina.

Wabah ini begitu cepat menyebar. Kala itu Umar bin Khattab dalam perjalanan mengunjungi Kota Syam. Namun, sebelum Umar sampai di Syam, Abu Ubaidillah menemuinya terlebih dahulu di perjalanan untuk memberikan kabar bahwa saat itu, Syam tengah di landa wabah. Mendengar hal tersebut, Umar memutuskan untuk kembali ke Madinah. Sedangkan Abu Ubaidillah kembali ke Syam.

Di Syam, Abu Ubaidillah bin Jarrah tidak hanya berdiam diri. Ia aktif menghibur dan mengunjungi orang-orang yang sedang sakit, Hingga semakin lama tubuhnya semakin lemah karena memikirkan kondisi rakyatnya saat itu. Karena tubuhnya semakin lemah, Abu Ubaidillah pun tertular wabah tersebut dan jatuh sakit. Ia kemudian meminta Mu’adz bin Jabal untuk menggantikannya sebagai panglima perang.

Pada usia 58 tahun, Abu Ubaidillah wafat, tepatnya pada tahun 18 Hijriah. Ia wafat dikarenakan wabah penyakit yang saat itu menyerang Syam.  Ia kemudian dikebumikan di Amwas. Akan tetapi, dalam riwayat lain disebutkan bahwa Ia meninggal di Urdun dan dimakamkan di Baisan.

Demikianlah kisah Abu Ubaidillah bin Jarrah yang dapat menjadi teladan bagi umat muslim di seluruh dunia. Untuk meneladani kisah Nabi dan juga sahabatnya dengan lebih mendalam, Anda dapat mengunjungi tanah kelahiran para Nabi dan juga melaksanakan ibadah umroh maupun haji.

Silahkan Bagikan Kepada Orang Terkasih Anda 🙂 🙂 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *